Langsung ke konten utama

Postingan

Kisah Wafer Nabati-Menulis Semudah Berkisah

By Eyang Yus St. (Bekasi) Mahasiswi Publishing Academy "Ummi, titip 5 bungkus yaa," kataku pada cucu yang mau ke warung dekat rumah. Kalau tidak sekolah, anak-anak suka kewarung dekat rumah jajan makan kecil yang murah meriah... Ada aja makanan-makanan yang tidak kukenal dibeli mereka, sering juga kucoba untuk tau apakah sehat buat mereka... Yang jualanpun pinter untuk memikat minat anak, sering berganti kue-kue yang ditawarkan. Harganya juga murah sesuai kantong anak... Misalnya seperti sering kutitip, buat malam klo laper...hehe... "Nabati" dengan aneka rasa, ada coklat, vanilla, richeese, peach, raspberry, dll Hanya 2 ribu saja... 👇😋 Eyang Yus adalah penulis berusia 70. Semangat belajarnya sangat luar biasa.
Postingan terbaru

Teman Rasa Saudara-Menulis Semudah Berkisah

By Bu Herliani (Makassar) Peserta Kelas Menulis Semudah Berkisah (Bright Writing Center) A : Mbak barakallah fii umrik  F : Masha allah masih inget aja ni ultah gue pdhl kita sma udah 30thn lalu Alhamdulillah mbak masih dikasih ingetan sama Allah hampir semua orang dekat gue inget banget ultahnya walau mrk temen yg udah lama kagak ketemuan maafkan kalau cuma kirim doa aja...next time gue ke jkt bisa ketemuan ya mbak😁 F : aamiin iya ni...kangen banged loe lama bange kagak ke jkt in shaa allah soon ya pandemi sdh menjauh dan kita bs kumpul" lagi. Versi tulisan : Kehadirannya selalu ada walau jarak memisahkan kita...itulah teman baikku fariza walau kami berbeda jarak karena diriku di Sulawesi dan beliau di Jakarta akan tetapi saat-saat spesial seperti milad beliau pasti ingatanku akan hadir untuk selalu mendoakan kesehatan beliau.  Dari berkirim surat saat teknologi belum mengenal perangkat handphone 30thn hingga saat ini walau tidak rutin tapi selalu ada waktu dimana kami selal...

Yang Tak Pernah Pergi-Menulis Semudah Berkisah

 *By Fakihah (Bogor)* Peserta Kelas Menulis Semudah Berkisah (Bright Writing Center) "Teh, udah daftar S2 aja, daripada ga ada aktifitas," begitu kata adik laki-laki ku saat sedang makan mie ramen bersama. Seketika mie yang ku seruput terasa hambar. Fikiran ini dibuat bingung. Setiap orang yang kutemui, menuntut aku melakukan sesuatu sesuai kepentingan mereka. "Ngabdi disini saja." "Daftar kerja kantoran aja." Bla, bla.. Bahkan sampai keluar perkataan "Kamu kok gatau hidup kamu mau diapain" Tidak, sama sekali tidak begitu. Aku punya arah hidup yang telah ku canangkan. Aku mau menulis dan merintis usaha sendiri. Aku bukannya tidak ada aktifitas, aku sedang mempersiapkan keduanya.Tak  seorang yang menaruh percaya, apalagi menghargai.  Merasa sendiri dalam perjuangan. Fikiran jahat menghantuiku, "apakah aku salah memilih ? Harus kah aku mengikuti saja apa kata orang? Apakah sebaiknya aku melakukan apa yang orang lain lakukan?" Selepas isya...

Kezel Sama Cikgu He He He

By Mamah Nada (Sumedang) Peserta Kelas : Menulis Semudah Berkisah (Bright Writing Center)  Sabtu dan Minggu adalah hari week end,itu buat yg kerja kantoran Tapi bagiku hari Sabtu dan hari Minggu tetaplah sama,banyak jadwal danj anji yang harus di penuhi Kebetulan malam Minggu ini sudah janjian sama teman buat v membicarakan hal yang urgen,dan yang paling mengejutkan ternyata kelas SMB juga mulai nya malam Minggu ini. Saya coba konfirmasi jadwal tidak ada jawaban,kesel g itu. Tapi Alhamdulillah atas izin Allah,keduanya dapat berjalan sesuai dengan jadwalnya. Kesel jadi bersyukur. Afwan cikgu🙏🙏 NB Mau bisa jadi penulis? Kontak ke wa 089658135002

Tamu

By Bu Apong K. (Garut) Peserta Kelas Menulis Semudah Berkisah (Bright Writing Center) Jam 20.15 aku masuk kamar lalu membuka HP, ternyata ada kelas MSB Satu persatu chat dari grup aku buka, lumayan sudah tertinggal jauh Seperti biasa cikgu ku memaparkan materi yang penuh dengan motivasi Tapi sayang aku gak bisa khusu karena ada saudara yang bermalam di rumah sehingga aku bolak balik ke ruang tamu NB Bu Apong, meski awalnya ada tamu, tapi tetap mencoba untuk menulis Mau bisa jadi penulis? Kontak ke WA 089658135002

Ceritaku Dalam Tulisan

By Mimi Bontang Mahasiswi Publishing Academy--Semester 3 Setelah selesai beberes meja makan dan menyapu lantai. Ku menengok jam di dinding. Sudah waktunya masuk kelas ini, batinku.  Aku pun segera menyiapkan diri, dan HP sebagai alat belajar, serta lampu agak sedikit di terangkan. Iya, malam ini ada kulwa online di Publishing Akademi (PA)Tak berapa lama Mpu Apu masuk ruang kelas, beliau merupakan dosen pembimbing kepenulisan.  Beliau pun mengucapkan salam kepada semua para Mahasiswi, menanyakan kabar kami, membuka forum kelas dengan iringan doa.   Tibalah saatnya menyampaikan materi kulwa. Kali ini dengan judul Storytelling. Beliau lalu mengajukan pertanyaan. Siapa pencerita yang hebat? Pernah menonton di TV atau video atau membaca berita tentang berapa hebatnya dia bertutur? Dari Indonesia atau dari luar negeri juga boleh.  Kami berusaha menjawab, dan beragam jawabanya. Aku menjawab Kak Seto dan Boneka Susan, itu empunya Kak Ria Enes. (Ketahuan ya masa kecil su...

Pizza Perdana-Menulis Semudah Berkisah

Oleh: Ariani (Solo) Peserta Kelas Menulis Semudah Berkisah (Bright Writing Center) Aku hobby sekali buat kuliner dirumah Aku kemarin uci coba resep pizza terbaru dan langsung ludes habis dimakan anakku yg paling kecil  Dia anaknya jago makan "Umiii... buatin lagi dong pizza lezat seperti ini " "Kamu suka ya...? "Tanyaku balik "Sukaaa..pizzanya enak sekali"   jawab anakku paling kecil "Baiklah besok umi buatin lagi yaa.." 👆🏻👆🏻 (versi obrolan)  ++ 👇🏻 (Versi Tulisan)  *Pizza perdana* Saat itu aku sedang menerima banyak pesenan kue . Dan kebetulan dapat oderan teman di Jakarta.  Satu-satunya teman kenalan saat kuliah disana. yang saya ingat dan tinggal di Jakarta adalah reni Saat sebelum lebaran , dia sering sekali ajak aku jalan jalan untuk menemani ke rumah dia disolo Dia sangat familier dikampungku Begitulah kisahku dengan reni, sosok teman yang suka menolong dikala aku susah Pingin bisa jadi Penulis?  Kontak WA 089658135002